Cari Blog Ini

Rabu, 16 Juni 2010

NASABAH BANK JATIM MAGETAN DI RAMPOK


Magetan - SURYA-
Empat perampok bersepeda motor dengan membabi buta membabatkan parangnya ke tiga orang demi untuk merebut tas berisi uang Rp 50 juta yang baru saja diambil pemiliknya dari Bank BRI, Rabu (2/6).

Peristiwa itu terjadi di Jl Jawa, Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan/Kabupaten Magetan, sekitar pukul 13.00 WIB. Korban adalah Mbok Sadiyem, 67, warga Desa Sumber Dukun, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, dan cucunya, Anis, 27.

Mereka berdua dirampok dalam perjalanan pulang dari mengambil uang di Bank BRI Cabang Magetan. Anis menderita luka sayat di wajahnya sepanjang 10 sentimeter, sedang Mbok Sadiyem, mengalami luka sabetan di bawah pundak tangan kirinya.

Korban luka bacok lainnya adalah Purnomo, 45, pemilik toko elektronik di Jl Jawa yang berusaha menolong korban. Lelaki ini, pergelangan tangan kirinya nyaris putus setelah disabet parang, kawanan perampok.

Ketiga korban langsung dilarikan ke UGD RSUD dr Sayyidiman. Setelah menjalani perawatan tertutup, Anis dikirim ke RSU dr Soetomo, Surabaya, sementara Purnomo dirujuk ke RSUP dr Soedono, Madiun.

Diduga keempat lelaki yang merampok Mbok Sadiyem dan Anis telah membuntuti keduanya sejak pulang dari bank. Mbok Sadiyem, pemilik usaha anyaman bambu, mengajak cucunya mengambil uang di bank.

Sepulang dari bank, mereka mampir ke toko elektronik milik Purnomo untuk membeli lampu. Saat di depan toko, tiba-tiba datang empat lelaki bersepeda motor. Salah satu di antaranya merebut tas berisi uang Rp 50 juta yang dibawa Anis. Karena Anis melawan, perampok menyabetkan parangnya hingga mengenai muka pemuda itu.

Mbok Sadiyem yang mencoba membela cucunya juga mendapat ‘hadiah’ sabetan parang. Purnomo yang melihat aksi kejahatan di depan tokonya mencoba memberi pertolongan, tetapi dia pun terkena sabetan parang perampok. Setelah mendapatkan tas berisi uang, keempat perampok kabur dengan motor mereka.

Mbok Sadiyem masih ingat ciri-ciri perampok itu. Salah satunya mengendarai Yamaha RX King hitam dan mengenakan baju batik.

Salah seorang saksi mata, Pamuji, 52, menjelaskan keempat lelaki itu membawa parang panjang dan besar. Menurutnya, di depan toko elektronik, keempatnya langsung menyabet korban dan selanjutnya menyabet Purnomo yang keluar dari tokonya.

Perampokan terhadap nasabah bank seringkali terjadi. Namun hingga perampokan ini terjadi, Polres Magetan belum pernah menangkap satu pun pelaku perampokan yang pernah beraksi sebelumnya.nwan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar